champagne supernova
coz after all you'll never forget my name...
Monday, December 04, 2006
miss my other half
hmm..at the moment she is in jakarta to send off her parents (my parents in law) to Hajj on 6 dec 2006...sad to say I could not go back home too since my work is waiting here. it is really different when she's not around...see her when I reach home after work and kiss her before I go to bed...i miss her a lot...my other half..my wife...
Wednesday, September 20, 2006
10 Sepuluh Kualitas Pribadi
Got these reading below from one of the mailing list I joined. Semoga bermanfaat! Enjoy reading :)
10 Sepuluh Kualitas Pribadi
1. Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai olehsemua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karenayakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada,pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Yadiatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusanyang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Denganbegitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Rendah Hati
Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justrumengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikaprendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orangyang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisamembuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnyatidak merasa minder.
3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang ygsetia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punyakomitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Bersikap Positif
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu darikacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih sukamembicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicaramengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripadafrustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidakharus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceriaadalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selaluberusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain,juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorongsemangat orang lain.
6. Bertanggung Jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengansungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketikamengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkansiapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atasapapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Kepercayaan Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimanaadanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percayadiri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Diatahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain.Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa bencidan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidakmembiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak sukamembesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalahbesar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir denganmasa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yangberada di luar kontrolnya.
10. Empaty
Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan sajapendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi keduabelah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Diaselalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
10 Sepuluh Kualitas Pribadi
1. Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai olehsemua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karenayakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada,pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Yadiatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusanyang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Denganbegitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Rendah Hati
Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justrumengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikaprendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orangyang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisamembuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnyatidak merasa minder.
3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang ygsetia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punyakomitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Bersikap Positif
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu darikacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih sukamembicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicaramengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripadafrustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidakharus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceriaadalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selaluberusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain,juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorongsemangat orang lain.
6. Bertanggung Jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengansungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketikamengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkansiapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atasapapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Kepercayaan Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimanaadanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percayadiri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Diatahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain.Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa bencidan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidakmembiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak sukamembesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalahbesar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir denganmasa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yangberada di luar kontrolnya.
10. Empaty
Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan sajapendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi keduabelah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Diaselalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Wednesday, September 13, 2006
selamat buat yasrof n dea
selamat buat yasrof n dea atas kelahiran anak pertama nya (laki-laki) kemarin sore di KK hospital....(12 september 2006). semoga menjadi anak yang soleh....amin...
-fajar&tris-
-fajar&tris-
Sunday, September 03, 2006
Masih bangga jadi orang indonesia dong!!
Taken from kompas.com:
POLLING Apakah saat ini Anda merasa bangga menjadi orang Indonesia?
Pilihan Persentase(%) Pemilih
Bangga 25 % 28996
Tidak Bangga 75 % 88095
Total 117091
Catatan:Jajak pendapat interaktif ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan pendapat pengguna internet yang berpartisipasi. Hasil jajak pendapat interaktif ini tidak dapat diasumsikan mewakili pendapat pemakai internet secara umum atau publik secara keseluruhan.
Lunturnya Rasa Bangga
Menjelang peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-61, jajak pendapat Kompas mendapati semakin turunnya rasa bangga publik sebagai bangsa Indonesia. Dua tahun lalu, rasa bangga menjadi bangsa Indonesia yang diekspresikan responden mencapai 94,1 persen. Tahun 2005, rasa kebanggaan ini menurun menjadi 76,5 persen. Tahun ini, mereka yang menyatakan bangga, meski masih lebih dari separuh responden, namun persentasenya kian turun menjadi 67,0 persen.
Terhadap berbagai sendi-sendi kehidupan berbangsa kini, publik pun menunjukkan apresiasi yang kurang antusias. Terhadap solidaritas sosial masyarakat saat ini misalnya, separuh (50,5 persen) responden menyatakan tenggang rasa dan solidaritas di Indonesia saat ini kian lemah. Tidak hanya tenggang rasa dan ikatan solidaritas, toleransi di dalam masyarakat Indonesia yang sangat plural ini di mata responden ternyata juga tidak terlalu menguat selama ini. Sekitar satu dari tiga responden menilai toleransi terhadap adanya perbedaan pendapat, perbedaan suku, etnis, dan perbedaan agama dalam masyarakat saat ini menguat. Namun satu dari tiga responden yang lain juga menilai bahwa toleransi terhadap perbedaan-perbedaan tersebut justru kian melemah.
Maka tak pelak jika pada akhirnya bagi responden nilai-nilai Pancasila kini ternyata juga tak semanis dulu. Satu dari lima (21,5 persen) responden menyatakan nilai-nilai Pancasila kini makin kuat. Namun, hampir separuh yang lain (48,6 persen) menilai yang sebaliknya, bahwa nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia saat ini justru kian lemah. (BE Satrio/Litbang Kompas)
Metode Jajak PendapatPengumpulan pendapat melalui telepon ini diselenggarakan Litbang Kompas 5-6 Juli 2006. Sebanyak 849 responden berusia minimal 17 tahun dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis dari buku telepon terbaru. Responden berdomisili di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, dan Manado. Jumlah responden di setiap kota ditentukan secara proporsional. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, nirpencuplikan penelitian 3,4 persen. Meskipun demikian, kesalahan di luar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Hasil jajak pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mewakili pendapat seluruh masyarakat di negeri ini.
POLLING Apakah saat ini Anda merasa bangga menjadi orang Indonesia?
Pilihan Persentase(%) Pemilih
Bangga 25 % 28996
Tidak Bangga 75 % 88095
Total 117091
Catatan:Jajak pendapat interaktif ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan pendapat pengguna internet yang berpartisipasi. Hasil jajak pendapat interaktif ini tidak dapat diasumsikan mewakili pendapat pemakai internet secara umum atau publik secara keseluruhan.
Lunturnya Rasa Bangga
Menjelang peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-61, jajak pendapat Kompas mendapati semakin turunnya rasa bangga publik sebagai bangsa Indonesia. Dua tahun lalu, rasa bangga menjadi bangsa Indonesia yang diekspresikan responden mencapai 94,1 persen. Tahun 2005, rasa kebanggaan ini menurun menjadi 76,5 persen. Tahun ini, mereka yang menyatakan bangga, meski masih lebih dari separuh responden, namun persentasenya kian turun menjadi 67,0 persen.
Terhadap berbagai sendi-sendi kehidupan berbangsa kini, publik pun menunjukkan apresiasi yang kurang antusias. Terhadap solidaritas sosial masyarakat saat ini misalnya, separuh (50,5 persen) responden menyatakan tenggang rasa dan solidaritas di Indonesia saat ini kian lemah. Tidak hanya tenggang rasa dan ikatan solidaritas, toleransi di dalam masyarakat Indonesia yang sangat plural ini di mata responden ternyata juga tidak terlalu menguat selama ini. Sekitar satu dari tiga responden menilai toleransi terhadap adanya perbedaan pendapat, perbedaan suku, etnis, dan perbedaan agama dalam masyarakat saat ini menguat. Namun satu dari tiga responden yang lain juga menilai bahwa toleransi terhadap perbedaan-perbedaan tersebut justru kian melemah.
Maka tak pelak jika pada akhirnya bagi responden nilai-nilai Pancasila kini ternyata juga tak semanis dulu. Satu dari lima (21,5 persen) responden menyatakan nilai-nilai Pancasila kini makin kuat. Namun, hampir separuh yang lain (48,6 persen) menilai yang sebaliknya, bahwa nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia saat ini justru kian lemah. (BE Satrio/Litbang Kompas)
Metode Jajak PendapatPengumpulan pendapat melalui telepon ini diselenggarakan Litbang Kompas 5-6 Juli 2006. Sebanyak 849 responden berusia minimal 17 tahun dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis dari buku telepon terbaru. Responden berdomisili di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, dan Manado. Jumlah responden di setiap kota ditentukan secara proporsional. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, nirpencuplikan penelitian 3,4 persen. Meskipun demikian, kesalahan di luar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Hasil jajak pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mewakili pendapat seluruh masyarakat di negeri ini.
Wednesday, August 23, 2006
el noche
Tuesday, August 22, 2006
mi nuevo familia
Friday, June 30, 2006
la podrido dia
la podrido dia






